Tuesday, June 2, 2015

Day 1 : Pangkalan Ojek Gang U

Pada semester ini, kami mahasiswa/I Binus University mendapatkan tugas CB Interpersonal Development untuk melakukan community service. Tugas ini dilakukan dengan mengunjungi dan melakukan sosialisasi dalam bentuk apapun kepada suatu komunitas. Mahasiswa/I dapat menentukkan secara bebas komunitas yang akan disosialisasikan.

Kami merupakan kelompok 6 dari kelas LK21 yang terdiri dari:


  • Albert Firman
  • Arifianty Tantriana
  • Bagus Adhi Putra
  • Christyanto Tjandra
  • Patricia Moniaga
  • Yosafat Deny Satrio Budiarto
  • Yuslia Amanta
Kami memilih untuk melakukan sosialisasi kepada komunitas tukang ojek yang lokasinya dekat dengan universitas kami. Komunitas tukang ojek merupakan suatu komunitas yang kesehariannya mengunakan jalanan sebagai tempat pelaksanaan pekerjaannya. Banyak terdapat pengendara mobil dan motor di jalanan ibukota Jakarta yang tidak patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas, terlebih lagi pengendara motor. Sering sekali kami menemukan pengendara motor yang melanggar aturan, seperti melintasi jalur busway, melawan arus, tidak menggunakan helm dan lain lain. Maka dari itu, tukang ojek yang merupakan salah satu dari pengguna jalan di Jakarta perlu mendapatkan sosialisasi berupa tertib berlalu lintas. Kami berharap dengan sosialisasi ini lalu lintas di Jakarta menjadi lebih tertib dan pengguna jalan yang ugal-ugalan dapat terkurangi.

Kami melakukan sosialisasi pertama di Pangkalan Ojek Jalan U pada hari Senin, 11 Mei 2015. Pada saat itu, terdapat beberapa tukang ojek yang sedang mangkal atau menunggu pelanggan. Awalnya, mereka menolak ketika ingin kami wawancara lebih lanjut akan tetapi akhirnya kami berhasil mewawancari salah satu tukang ojek di sana. Tukang ojek tersebut bernama Bapak Wawan, beliau sedang duduk sendiri ketika kami hendak izin melakukan sosialisasi.


Salah satu anggota kelompok kami meminta izin kepada Bapak Wawan untuk melakukan wawancara singkat mengenai tata tertib berlalu lintas. Pada awalnya, beliau sedikit keberatan dengan kegiatan kami, hal itu ditandai dengan kurangnya respon terhadap kami. Kami memulai wawancara singkat dengan menanyakan apakah beliau memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) atau tidak. Lalu, setelah berwawancara kami memberitahu bahwa kegiatan ini merupakan tugas perkuliahan, kemudian kegiatan sosialisasi pun kami lakukan. Bapak Wawan dengan saksama mendengarkan sosialisasi kami dan mengatakan bahwa beliau merupakan orang yang mengutamakan keselamatan penumpang dalam berkendara.


Setelah berbincang dengan beliau, kami melakukan foto bersama sebagai bentuk keakraban kami dengan masyarakat, tepatnya dengan tukang ojek.


Yosafat Deny Satrio
1701315655
LK21




No comments:

Post a Comment